• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer

Mosaic MennonitesMosaic Mennonites

Missional - Intercultural - Formational

  • Halaman Utama
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi & Misi
    • Staff
    • Dewan & Komite
    • Petunjuk Gereja & Pelayanan
    • Memberi
    • Tautan Mennonite
  • Media
    • Artikel
    • Informasi Berita
    • Rekaman
    • Audio
  • Sumber daya
    • Tim Misi
    • Antar Budaya
    • Formasional
    • Penatalayanan
    • Keamanan Gereja
  • Peristiwa
    • Pertemuan Konferensi
    • Kalender Konfrens
  • Institut Mosaic
  • Hubungi Kami
  • 繁體中文 (Cina)
  • English (Inggris)
  • Español (Spanyol)
  • Indonesia
  • Kreol ayisyen (Creole)

featured_article

Pertemuan Konferensi 2025 yang Dipenuhi Roh Kudus – Jadilah Saksi-Ku

November 6, 2025 by Cindy Angela

“Saya bersyukur kepada Tuhan yang mengumpulkan kita bersama. Saya bersyukur atas konferensi yang bersedia untuk bergumul bersama, bersedia untuk berbicara, mengundang, menantang, dan jujur,” ujar Danilo Sanchez, Leadership Minister for Intercultural Transformation, dalam sambutan pembuka Pertemuan Tahunan Mosaic Mennonite Conference pada 1 November 2025.

Danilo Sanchez membuka kebaktian dalam doa.

“Saya tidak tahu bagaimana Roh Kudus akan hadir hari ini, tetapi kami bersyukur atas kehadiranmu dan kepada Allah yang kami layani,” lanjutnya.

Pagi hari dimulai dengan ibadah yang penuh semangat, dipimpin oleh tim yang mewakili tujuh negara dan sedikitnya sembilan bahasa. Tim tersebut menyanyikan lagu-lagu dalam bahasa satu sama lain, mewujudkan keragaman kaya yang dimiliki konferensi. Pemimpin pujian Makinto menulis lagu baru khusus untuk pertemuan ini, berjudul “We Are Your Witnesses.”

Tema Sidang tahun ini, Be My Witnesses (Kisah Para Rasul 1:6–8), diperkenalkan melalui pembacaan Alkitab dalam enam bahasa yang digunakan di konferensi—Kanton, Rusia, Indonesia, Kirundi, Inggris, dan Spanyol.

(Tontonan ulang bisa dilihat disini; foto-foto bisa dilihat disini). 

Team Praise and Worship memimpin pujian dalam berbagai bahasa.
Semua yang memuji Tuhan bersama.

Dalam khotbahnya, Rev. Dr. Meghan Larissa Good menyampaikan visi tentang pembaruan kesaksian Anabaptis yang berakar pada Yesus sebagai pusat dari segala sesuatu. Ia merenungkan kecenderungan orang Anabaptis untuk “bangga akan kerendahan hati mereka sendiri” dan mengingatkan para jemaat bahwa yang terpenting adalah kerajaan Yesus, bukan denominasi tertentu.

“Jika ada satu hal yang bisa mematikan kesaksian kita dalam 50 tahun ke depan, itu adalah usaha kita untuk menyelamatkan diri sendiri,” tantangnya. “Gereja yang siap menjadi saksi adalah gereja yang siap memberikan hidupnya demi sesuatu yang lebih baik.”

“Tuhan tidak mengecualikan siapa pun. Tuhan tidak menyia-nyiakan siapa pun. Jika kamu ingin menjadi bagian dari misi Yesus, jawabannya adalah ‘ya,’” tambahnya dengan semangat.

Pemimpin Eksekutif Stephen Kriss mendoakan Meghan Larissa Good sebelum kotbahnya.

Waktu ibadah juga mencakup sambutan dan doa bagi tiga gereja anggota baru: Iglesia Menonita del Cordero (Brownsville, TX), Iglesia Menonita Fuente de Agua Viva (Los Fresnos, TX), dan Redemption Church of Bristol (PA).

Iglesia Menonita del Cordero (Brownsville, TX) adalah salah satu gereja yang disambut masuk kedalam Konferensi Mosaik.

Peserta juga menghormati lima pemimpin berlisensi yang telah meninggal selama tahun lalu dan mengakui dua gereja (Salem Mennonite [Quakertown, PA] dan Vincent Mennonite [Spring City, PA]) serta satu pelayanan terkait konferensi (CRM), Spruce Lake Retreat [Canadensis, PA], yang telah keluar dari Mosaic.

Sebanyak enam belas pemimpin Mosaic—baik yang baru menerima lisensi, ditahbiskan, memindahkan lisensi, maupun memperbarui lisensi—didoakan dengan pengurapan minyak, dan kemudian mereka juga menawarkan pengurapan bagi siapa pun yang ingin menerimanya.

Pemimpin-pemimpin baru memberkati para jemaat.

Dalam sesi pagi, 165 delegasi menyatakan komitmen terhadap pedoman komunikasi yang saling menghormati, berbagi perjamuan kudus, dan berdiskusi tentang rekomendasi dewan mengenai afiliasi denominasi.

(Baca lebih lanjut tentang sesi delegasi dan hasil pemungutan suara mengenai afiliasi dengan MC USA.)

Waktu makan siang menjadi kesempatan untuk bersekutu dan berjejaring dengan para pemimpin dari Conference-Related Ministries (CRM) dan lembaga mitra lainnya.

Pada sesi siang, Makinto dan Mukarabe Makinto, Pendeta dari LA Faith Chapel (CA) dan Direktur Amahoro International (CRM), memimpin peserta dalam ritual drum dan pembangunan perdamaian yang bersifat partisipatif, terinspirasi dari Kisah Para Rasul 1:6–8.

Peserta kemudian diundang untuk berdiskusi dalam kelompok meja mengenai Centering Document baru Mosaic Conference dan memberikan umpan balik secara lisan maupun tertulis.

Beny Krisbianto, pendeta Nations Worship Center (Philadelphia, PA), mencatat bahwa kelompoknya menekankan pentingnya menjadikan Yesus sebagai pusat kehidupan konferensi, yang akan menghasilkan banyak buah, dan bahwa mendengarkan satu sama lain di tengah berbagai perbedaan akan melahirkan “teologi yang kaya.”

Di akhir diskusi tentang Centering Document, Emily Ralph Servant, Leadership Minister for Strategic Priorities, menyampaikan, “Semua masukan dari kelompok meja akan dibagikan kepada dewan. Ini adalah dokumen yang hidup. Seiring dengan terus diterimanya masukan dari kalian, dewan akan terus bekerja mengekspresikan siapa kita sebenarnya.”

Konferensi juga menghormati anggota dewan yang masa tugasnya berakhir tahun ini: Kiron Mateti (Plains Mennonite, Hatfield, PA), Angela Moyer Walter (Ripple Church, Allentown, PA), Herman Sagastume (Healthy Niños Honduras) dan Rodger Schmell (Deep Run West, Perkasie, PA).

Selain pertemuan utama pada hari Sabtu, akhir pekan tersebut juga mencakup acara “Witness Together” pada Jumat malam—sebuah malam ibadah, pembangunan relasi lintas budaya, dan pembekalan tentang tiga prioritas utama Mosaic: formasi rohani, misi, dan transformasi lintas budaya.

Pada hari Minggu, berbagai gereja di Pennsylvania menerima kunjungan dari para pemimpin Mosaic dan pengkhotbah tamu dari para pendeta serta lembaga mitra Mosaic.


Mosaic values two-way communication and encourages our constituents to respond with feedback, questions, or encouragement. To share your thoughts or send a message to the author(s), contact us at communication@mosaicmennonites.org.   

Filed Under: Articles, Articles, Majelis Konfrens, Majelis Konfrens Tagged With: Assembly 2025, Conference News, featured_article

Delegasi Menyetujui Rekomendasi Dewan Mosaic untuk Keluar dari MC USA dengan Dukungan 74%

November 6, 2025 by Cindy Angela

Lebih dari 300 orang berkumpul dalam Sidang Tahunan Mosaic Mennonite Conference pada 1 November 2025 di gedung Souderton Mennonite Church (PA). Dengan tema “Be My Witnesses” (Kisah Para Rasul 1:6–8), hari itu diawali dengan ibadah dan kesempatan memperdalam relasi.

Perjamuan Kudus di sesi pagi.

Dalam sesi pagi, para delegasi melakukan Perjamuan Kudus, dan meneguhkan anggota dewan dan komite yang telah melayani, serta meneguhkan anggota dewan dan ketua komite yang baru, yaitu:

  • Roy Williams, Moderator Konferensi (masa jabatan 3 tahun, mulai Jan. 2026) – College Hill Mennonite, Tampa, FL
  • Janet Panning, Asisten Moderator (masa jabatan 3 tahun, mulai Jan. 2026) – Plains Mennonite, Hatfield, PA
  • Jim Musselman, Sekretaris Dewan (masa jabatan ke-3, mulai Jan. 2026) – Zion Mennonite, Souderton, PA
  • Haroldo Nunes, anggota umum (at-large) (masa jabatan 1) – Resplandece Mennonite, Florida, Kolombia dan hibrida
  • Jenny Fujita, anggota umum (at-large) (masa jabatan 1) – Blooming Glen [PA] Mennonite
  • Lucy Hananto Parsono, anggota umum (at-large) (masa jabatan 2) – International Worship Center, San Gabriel, CA
  • Michael Howes, Ketua Komite Pelayanan (Ministerial Committee) (masa jabatan 1) – West Swamp Mennonite, Quakertown, PA
  • Lindy Backues, Ketua Komite Pelayanan Terkait Konferensi (CRM Committee) (masa jabatan 1) – Philadelphia [PA] Praise Center
  • Emmanuel Mwaipopo, Ketua Komite Antarbudaya (Intercultural Committee) (masa jabatan 1) – Nueva Vida Norristown [PA] New Life
Para delegasi duduk di meja.
Mukarabe and Makinto (LA Faith Chapel) memimpin penabuhan drum untuk perdamaian berdasarkan Kisah Para Rasul 1:6-8.



Rekomendasi Dewan tentang Afiliasi

Executive Committee Mosaic membagikan kepada para delegasi alasan di balik rekomendasi “untuk tidak melanjutkan keanggotaan Mosaic Mennonite Conference dengan Mennonite Church USA dan menumbuhkan kemitraan yang sehat dan saling membangun dengan MC USA, Mennonite World Conference, serta komunitas Anabaptis lainnya.”

“Dewan tidak membuat rekomendasi ini dengan enteng,” ujar Conference Moderator Angela Moyer Walter. “Bagi sebagian dari kita, hubungan ini telah berjalan dengan baik dan keputusan ini menimbulkan kehilangan serta kebingungan. Namun bagi sebagian lain, hubungan ini menyakitkan dan mereka sudah siap untuk berpisah sejak tahun lalu. Tugas kami sebagai pemimpin adalah memberikan rekomendasi terbaik bagi keseluruhan tubuh Mosaic.”

Moyer Walter menjelaskan bahwa upaya untuk membangun struktur kemitraan baru dengan MC USA menghadapi banyak ketegangan. “Keanggotaan kami saat ini terlalu membatasi banyak pihak dan memutuskan hubungan dengan relasi yang justru sedang tumbuh dan berkembang,” ujarnya. “Ketika kami mencoba membicarakan hal ini dengan MC USA, kami justru disambut dengan sikap meremehkan, mengabaikan, dan kaku—alih-alih kolaborasi yang kreatif.”

“MC USA menyarankan rekonsiliasi, dan itu membutuhkan kejujuran serta kesediaan untuk mendengar dan berubah agar pemulihan bisa terjadi. Namun MC USA tetap kaku dalam tanggapan mereka—lebih banyak memberi instruksi daripada mencari solusi bersama, serta lebih sering menulis surat daripada berbicara langsung tatap muka.”

Assistant Moderator Roy Williams menambahkan, “Tahun ini menyedihkan karena MC USA bukan lagi seperti yang saya bantu bentuk di akhir tahun 90-an. Sejak awal, struktur itu membutuhkan pemeliharaan dan pembaruan karena banyak kompromi yang dibuat agar bisa berdiri. Namun pembaruan itu tidak pernah terjadi. Kini mereka sangat membutuhkan perubahan struktur, tetapi bukannya bekerja sama dengan kami mencari solusi, mereka tetap berpegang pada struktur lama. Kita tidak bisa membiarkan kekakuan dan ketidakmampuan mereka untuk menyesuaikan diri dengan perubahan demografi gereja dan dunia memengaruhi kesehatan dan kehidupan yang kita temukan di Mosaic.”

Sonya Stauffer Kurtz (Zion Mennonite) memberikan ringkasan pembicaraan dari kelompok mejanya.
Delegasi yang berkumpul di California. Foto oleh Hendy Matahelemual.
Danilo Sanchez memberikan rangkuman dari delegasi yang hadir secara virtual menggunakan Zoom.

Para delegasi berdiskusi dalam kelompok meja mengenai rekomendasi dewan tersebut, dan para pemimpin meja diminta untuk melaporkan hasil percakapan dari kelompok masing-masing.

“Ini adalah waktu untuk mengambil keputusan,” ujar Jeannine Adams dari Garden Chapel (Victory Gardens, NJ). “Ke depan, kita harus terus mendengarkan—apa pun hasilnya—dan kepemimpinan di semua tingkatan perlu mendengar dan mendukung.”

Pada sesi siang, para delegasi memberikan suara terhadap rekomendasi dewan menggunakan sistem hijau–kuning–merah. Dari 165 delegasi yang mewakili gereja-gereja dan Conference-Related Ministries (CRM): 64% memilih hijau (mendukung rekomendasi), 10% memilih kuning (menyerahkan keputusan kepada rekomendasi), 23% memilih merah (tidak mendukung), dan 3% abstain (menurut peraturan konferensi, suara abstain dihitung sebagai “tidak mendukung”).

Dengan dukungan total 74%, rekomendasi ini disetujui, melampaui ambang batas dua pertiga suara yang diperlukan untuk perubahan peraturan.

Sebelum hasil diumumkan, Noel Santiago, Leadership Minister for Missional Transformation, mengajak refleksi:

“Cerita kita bersama lebih besar dari satu keputusan ini saja. Apa pun yang kita rasakan—sukacita, duka, kemarahan, ketidakpastian—Tuhan menerima semuanya itu dan memeluk kita dengan kasih dan anugerah. Ketika hasil diumumkan, mari kita tanggapi dengan tenang dan doa, agar kita tetap peka terhadap Tuhan dan satu sama lain.”

Moderator Konferensi Angela Moyer Walter dan Sekretaris Dewan Jim Musselman mengumumkan hasil penghitungan surat suara.

Melangkah Maju

Setelah pemungutan suara, Roy Williams, yang akan mulai menjabat sebagai Moderator pada Januari 2026, menegaskan komitmennya: “Saya dilatih untuk melayani di tempat saya dipanggil, dan saya akan melakukannya di Mosaic.”

Executive Minister Stephen Kriss berterima kasih kepada para delegasi atas kebijaksanaan mereka dan mengakui beratnya keputusan tersebut. “Hari ini kita telah melakukan pekerjaan yang serius, bersejarah, dan menyakitkan,” ujarnya. “Saya berkomitmen untuk menolong kita hidup sesuai dengan visi dan misi kita, serta menciptakan ruang di mana setiap komunitas dan individu dapat bertumbuh.”

Kriss menekankan bahwa gereja-gereja yang ingin tetap terhubung dengan MC USA harus memberi tahu Leadership Minister mereka. “Kami akan bekerja bersama gereja-gereja yang ingin mempertahankan hubungan itu, dan saya berkomitmen membantu mereka yang ingin memiliki keanggotaan ganda, meskipun hal tersebut saat ini belum tercantum dalam peraturan kita.”

Ia menutup dengan semangat yang akan menuntun Mosaic ke depan: “Kita akan terus menjadi umat yang membawa damai Kristus. Kita akan terus mengerjakan hal-hal yang sulit. Keputusan ini memberi kita ruang dan tantangan untuk terus menapaki panggilan Allah bagi kita.”

Menyebut hasil ini sebagai “keputusan yang bersifat ganda” (both/and), Kriss menegaskan bahwa keputusan ini bukan hanya untuk mengakhiri keanggotaan, tetapi juga untuk membangun kemitraan baru yang sehat. “Sekarang tugas kita adalah tetap di meja persekutuan dan memperluas relasi-relasi itu.”

Keputusan resmi penghentian keanggotaan Mosaic Mennonite Conference dengan MC USA mulai berlaku pada 3 November 2025.


Mosaic values two-way communication and encourages our constituents to respond with feedback, questions, or encouragement. To share your thoughts or send a message to the author(s), contact us at communication@mosaicmennonites.org.   

Filed Under: Articles, Majelis Konfrens Tagged With: Assembly 2025, Conference News, featured_article

Primary Sidebar

  • Halaman Utama
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi & Misi
    • Staff
    • Dewan & Komite
    • Petunjuk Gereja & Pelayanan
    • Memberi
    • Tautan Mennonite
  • Media
    • Artikel
    • Informasi Berita
    • Rekaman
    • Audio
  • Sumber daya
    • Tim Misi
    • Antar Budaya
    • Formasional
    • Penatalayanan
    • Keamanan Gereja
  • Peristiwa
    • Pertemuan Konferensi
    • Kalender Konfrens
  • Institut Mosaic
  • Hubungi Kami

Footer

  • Home
  • Hubungi Kami
  • Pertemuan Konferensi
  • Visi & Misi
  • Sejarah
  • Formasional
  • Antar Budaya
  • Tim Misi
  • Institut Mosaic
  • Memberi
  • Penatalayanan
  • Keamanan Gereja
  • Artikel

Copyright © 2025 Mosaic Mennonite Conference | Privacy Policy | Terms of Use
Aligned with